Senin, 13 Oktober 2014

KOMPONEN - KOMPONEN ELEKTRONIKA


MENGENAL KOMPONEN – KOMPONEN ELEKTRONIKA

1.   RESISTOR

A.   PENGERTIAN RESISTOR

Resistor adalah komponen elektronika yang memang didesain memiliki dua kutup yang nantinya dapat digunakan untuk menahan arus listrik apabila di aliri tegangan listrik di antara kedua kutub tersebut. Resistor biasanya banyak digunakan sebagai bagian dari sirkuit elektronik. Tak cuma itu, komponen yang satu ini juga yang paling sering digunakan di antara komponen lainnya. Resistor adalah komponen yang terbuat dari bahan isolator yang didalamnya mengandung nilai tertentu sesuai dengan nilai hambatan yang diinginkan. Berdasarkan hukum Ohm, nilai tegangan terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir :

resistor
Bentuk dari resistor sendiri saat ini ada bermacam-macam. Yang paling umum dan sering di temukan di pasaran adalah berbentuk bulat panjang dan terdapat beberapa lingkaran warna pada body resistor. Ada 4 lingkaran yang ada pada body resistor. Lingkaran warna tersebut berfungsi untuk menunjukan nilai hambatan dari resistor. Kode-kode warna pada resistor nantinya akan kami jelaskan pada postingan selanjutnya.
Karakteristik utama resistor adalah resistansinya dan daya listrik yang dapat dihantarkan. Sementara itu, karakteristik lainnya adalah koefisien suhu, derau listrik (noise) dan induktansi. Resistor juga dapat kita integrasikan kedalam sirkuit hibrida dan papan sirkuit, bahkan bisa juga menggunakan sirkuit terpadu. Ukuran dan letak kaki resistor tergantung pada desain sirkuit itu sendiri, daya resistor yang dihasilkan juga harus sesuai dengan kebutuhan agar rangkaian tidak terbakar.

B.   FUNGSI RESISTOR

Resistor sangat berpengaruh besar di dalam rangkaian elektronika, karena sebagai penahan arus sementara sebelum arus tersebut diproses dan disalurkan pada komponen elektronika lainnya. Selain sebagai penahan arus sementara, resistor juga dapat berfungsi sebagai pembagi arus, pembatas/pembagi arus, penurun tegangan, pembagi tegangan, pembangkit frekuensi tinggi dan rendah dengan bantuan transistor dan kapasitor. Resistor juga merupakan komponen yang bersifat menghambat arus listrik yang berjenis pasif.
Jadi, wajar apabila semua rangkaian elektronika yang ada di dunia ini selalu menggunakan komponen resistor. Resistor juga merupakan komponen yang paling terkenal, selain karena harganya yang murah komponen ini juga paling banyak di jual di pasaran. Jadi anda tidak perlu bingung dan pusing untuk mencari komponen yang satu ini.

C.   JENIS – JENIS RESISTOR

Pada dasarnya hanya ada dua macam resistor, yakni resistor tetap (fixed resistor) dan resistor tidak tetap (variable resistor).


a.      KELOMPOK RESISTOR TETAP

NO
NAMA
GAMBAR
1.
Resistor Kawat
Resistor Kawat
2.
Resistor Batang Karbon (Arang)
Resistor Batang Karbon (Arang)
3.
Resistor Keramik
Resistor Keramik
4.
ResistorFilm Karbon
Resistor Film Karbon
5.
ResistorFilm Metal
Resistor Film Metal


b.      KELOMPOK VARIABEL RESISTOR

NO
NAMA
GAMBAR
1.
Potensiometer
Potentiometer
2.
Trimpot
Trimpot
3.
NTC dan PTC
NTC dan PTC
4.
LDR(Light Dependent Resistor)
LDR
5.
Voltage Dependent Resistor [VDR]
vdr